Style 20 Style 19 Style 18 Style 17 Style 16 Style 15 Style 14 Style 13 Style 12 Style 11 Style 10 Style 9 Style 8 Style 7 Style 6 Style 5 Style 4 Style 3 Style 2 Style 1
Login
No account yet? Register
 
Home

Informasi Yayasan almuslim

Informasi terkini yang kami rangkum dari dua pekan terakhir dari berbagai unit-unit di lingkungan yayasan almuslim:

Info Terkini

screenshotBekasi, 11 Januari 2010

Expresi 2 (Expo dan Lomba)
Sudah menjadi program yayasan almuslim, dalam rangka menampilkan kreaktifitas siswa dan guru yang telah dikerjakan selama ini dan juga sebagai ujud kwalitas yang kami uapayakan, serta  apa saja yang mejadi ciri dan unggulan dari setiap rumput MGMP yang ada di lingkungan yayasan almuslim
Read more...

Artikel Pendidikan

Konsep Dasar Sekolah katagori mandiri
Penjelasan PP No. 19 Tahun 2005 pasal 11 ayat 2 menyebutkan
Read more...
 
Manajemen Sekolah dalam upaya mengatasi perubahan
Dalam kehidupan modern sekarang ini,
Read more...
 
Manajemen Guru
Dalam perspektif manajemen, agar kinerja guru
Read more...
 

Kalendar

September 2010
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Kisah Teladan

   Dialah yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya. Dunia Islam memanggilnya dengan nama Ibnu Sina. Namun di kalang an orang-orang Barat, ia dikenal dengan panggilan Read More

Gambar Pilihan Minggu ini

Agenda Kegitan
  • Untuk menghilangkan kejenuhan bekerja dan mengakrabkan silaturrahmi, kami keluarga besar a... (Read More)
  • Untuk meningkatkan kwalitas guru dalam menunjang kegiatan belajar mengajar renacananya tan... (Read More)
  • Sambil mengisi kekosongan hampir semua unit (TK, SD, SMP, SMA, SMK dan unit yang lain) men... (Read More)
  • Rapat kerja yayasan almuslim akan dilakasanakan pada tanggal 22 - 25 juni 2009... (Read More)
Manajemen Sekolah dalam upaya mengatasi perubahan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 18 June 2009
Dalam kehidupan modern sekarang ini,
pendidikan dihadapkan pada berbagai tantangan perubahan yang sangat cepat dan kadang-kadang kehadirannya sulit diprediksikan,  sehingga menuntut setiap organisasi untuk dapat memiliki kemampuan antisipatif dan adaptif terhadap berbagai kemungkinan sebagai konsekwensi dari adanya perubahan. Begitu pula dengan sekolah, sebagai institusi yang bergerak dalam bidang jasa pendidikan akan dihadapkan pada berbagai tantangan perubahan. Ketidakmampuan sekolah dalam mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, lambat laun akan dapat menimbulkan keterpurukan sekolah itu sendiri, dan habis ditelan oleh perubahan.

 

Bentuk sikap antisipatif dan adaptif ini dapat dilakukan melalui upaya untuk melaksanakan perbaikan secara terus-menerus dalam proses manajemen. Jika kita mengacu pada konsep Total Quality Manajemen, maka upaya perbaikan secara terus menerus dalam proses manajemen di sekolah menjadi kebutuhan organisasi yang sangat mendasar. Dalam hal ini, Gostch dan Davis (Sudarwan Danim 2002:102) mengemukakan bahwa salah satu kaidah dalam mengaplikasikan TQM adalah adanya perbaikan kinerja sistem secara berkelanjutan. Untuk itu, kegiatan evaluasi dan riset menjadi amat penting adanya. Dengan melalui kegiatan evaluasi dan riset ini akan diperoleh data yang akurat untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berkenaan dengan usaha inovatif organisasi dan penyesuaiaian-penyesuaian terhadap berbagai perubahan.

 

Berbicara tentang sikap antisipatif ini, kita akan diingatkan pula dengan konsep budaya organisasi yang adaptif yang dikemukakan oleh Ralph Klinmann bahwa budaya adaptif merupakan sebuah budaya dengan pendekatan yang bersifat siap menanggung resiko, percaya, dan proaktif terhadap kehidupan individu. Para anggota secara aktif mendukung usaha satu sama lain untuk mengidentifikasi semua masalah dan mengimplementasikan pemecahan yang dapat berfungsi. Ada suatu rasa percaya (confidence) yang dimiliki bersama. Para anggotanya percaya, tanpa rasa bimbang bahwa mereka dapat menata olah secara efektif masalah baru dan peluang apa saja yang akan mereka temui. Kegairahan yang menyebar luas, satu semangat untuk melakukan apa saja yang dia hadapi untuk mencapai keberhasilan organisasi. Para anggota ini reseptif terhadap perubahan dan inovasi. Rosabeth Kanter mengemukakan bahwa jenis budaya ini menghargai dan mendorong kewiraswastaan, yang dapat membantu sebuah organisasi beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, dengan memungkinkannya mengidentifikasi dan mengeksploitasi peluang-peluang baru. (John P. Kotter dan James L. Heskett: 17- 49). Dengan demikian, sikap antisipatif dan adaptif terhadap perubahan seyogyanya menjadi bagian dari budaya organisasi di sekolah, yang ditunjukkan dengan upaya melakukan berbagai perbaikan dalam proses manajemen.

Berkenaan dengan perbaikan pada proses manajemen. Ross (Sudarwan Danim, 2002:121) mengetengahkan tentang perubahan kultural dari kultur tradisional ke budaya mutu, yang mencakup 4 fokus, sebagaimana tampak dalam tabel berikut ini:

Focus

From Traditional

To Quality

Plan

Sort range budget

Future Strategic Issue

Organize

Hierarchi chain of command

Participant/Empowerment

Control

Variance Reporting

Quality Measure and Information or Self Control

Communication

Top Down

Top Down and Bottom Up

Decisions

Ad Hoc/ Crisis Management

Planned Change

Functional Management

Parochial, Competitive

Cross functional, Integrative

Quality Management

Fixing/One Short Manifacturing

Preventive, Continous, functions, and Process

 

Dikutip Oleh : AKhmad Sudrajat, M.Pd

Last Updated ( Friday, 19 June 2009 )
 
< Prev   Next >

Artikel Manjemen Pendidikan

Internet Dan Pendidikan

Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan timbulnya harapan baru tersebut berjalan kearah desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor pendidikan.

Dimasa lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di kalangan pendidikan. Desentralisasi pendidikan akan membutuhkan paradigma dan peran baru untuk administrasi pendidikan


 

 

 

Polls

Menurut Anda Materi apa yang tersulit pada UN tahun ini
 

Profile Kita Minggu ini

 Ketua Badan Pendiri Yayasan almuslim
Yang begitu konsen tentang pendidikan yang ada sekarang ini, untuk lebih jelasnya kita lihat pandangan beliau tetang pendidikan

Read More...

Analog Clock2

Kata Bijak

Newsflash 1
"Dirikanlah shalat sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan keji dan munkar"
 

Right Module Position

Mauris mattis. Donec pretium. Fusce rhoncus tincidunt ipsum. Maecenas risus quam, condimentum vulputate, mollis vitae, condimentum pellentesque, mauris.
  • test
  • test2
  • test3

Advert2

Mauris mattis. Donec pretium. Fusce rhoncus tincidunt ipsum.
  • list item
  • List item2
  • List item 3
  • List item 4

Advertisment II

Syukur alhamdullilah akhirnya website ini bisa di publis kembali walaupun masih banyak kekurangan dan kelemahan, untuk kami dari tim web admin sangan mengharapkan masukan dan kritiknya yang tentunya kritik yang baik, dengan ini pula kami sangat berharap peran aktif rekan-rekan guru dan kepala unit untuk ikut berpartisifasi dalam mengisi konten-konten yang ada , salam dari tim web admin .......

Status Center

We have 18 guests online
rss Section 508 css valid xhtml valid